Launching
12 October 2015 16:14

Omprengdotcom - Aplikasi powerful untuk atasi kemacetan Jakarta

Sebagaimana kita ketahui, kemacetan kota Jakarta sudah sangat memprihatinkan. Pertambahan jalan tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah kendaraan. Pertumbuhan kendaraan mencapai 12 persen setiap tahunnya. Sedangkan pertumbuhan jalan hanya sekitar 0.01 % per tahun. Dari angka itu jelas pertumbuhan jalan tidak mampu mengejar pertumbuhan kendaraan, sehingga wajar saja terjadi kemacetan hampir di setiap ruas jalan. Dan tentunya kemacetan itu semakin lama akan semakin parah.

Kerugian akibat kemacetan menyebabkan waktu yang terbuang percuma (nilai waktu), biaya bahan bakar, polusi udara dan biaya kesehatan. Berdasarkan data Yayasan Pelangi, kemacetan lalu lintas berkepanjangan di Jakarta menyebabkan pemborosan senilai Rp 8,3 triliun per tahun. Data yang sama diungkapkan Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bambang Susantono, mengacu pada kajian Study on Integrated Transportation Master Plan for Jabodetabek (SITRAMP 2004).

Menjamurnya kendaraan pribadi dikarenakan fasilitas transportasi pelayanan publik di Jakarta yang terbilang masih buruk. Mulai dari supir bus yang “ugal-ugalan”, angkot yang sering “ngetem”, waktu menunggu busway yang lama, hingga kereta KRL yang penuh sesak. Hal- hal tersebut yang membuat masyarakat enggan beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum. Kebijakan 3in1 di jalan protokol pun belum mampu memotivasi masyarakat untuk beralih ke kendaraan umum. Pemilik kendaraan pribadi lebih memilih membayar “joki” 3in1 yang dapat dibilang melanggar hukum dari pada berbagi tumpangan dengan orang lain.

Dari permasalah tersebut di atas, ompreng.com hadir guna menjembatani gap antara pemilik kendaraan pribadi dan penumpang kendaraan umum. Ompreng.com merupakan ride sharing platform berbasis web dan mobile dimana pemilik kendaraan dapat menawarkan tumpangan kepada orang lain dan sebagai gantinya penumpang membayar “iuran perjalanan” kepada pengemudi. Ompreng.com menawarkan jasa gratis dimana pemilik kendaraan (pemberi omprengan) dan penumpang (pencari omprengan) dapat berkomunikasi secara langsung untuk pengaturannya seperti rute, meeting point dan besaran iuran perjalanan.

Untuk menggunakan platform ini, setiap pengguna wajib membuat User Account dan mengisi data diri sesuai dengan apa yang diminta oleh ompreng.com. Secara terperinci, user akan diminta untuk mengisi nama, umur, jenis kelamin, nomor telepon, alamat rumah, email, profile picture, tipe dan nomor kendaraan. Website ini tarbatas hanya untuk umur 18 tahun ke atas.

 

Setelah terdaftar, user dapat memilih find ride untuk mencari omprengan atau offer ride untuk memberi omprengan. Jika memilih find ride, user dapat memasukan data asal dan tujuan perjalanan beserta tanggal keberangkatan. Para pencari omprengan dapat menggunakan fitur radius (1km, 5km, 10km, sampai 50km) sehingga memungkinkan pencarian lebih flexible berdasarkan koordinat radius yang dimasukan. Dengan fitur radius ini, jika pencari omprengan tidak mendapatkan hasil tepat sesuai asal/tujuan perjalanan, setidaknya mereka bisa mendapat lokasi terdekat sesuai dengan destinasi yang dimasukan. Selain itu ada juga fitur advance filter dimana hasil pencarian dapat disaring berdasarkan waktu keberangkatan, jenis kelamin dan ada tidaknya profile picture. Jadi bagi para wanita yang ingin melakukan perjalanan antara wanita saja, bisa memilih filter gender female agar hasil pencarian yang dihasilkan hanya wanita saja

Pada menu Offer a Ride, pemberi omprengan memasukkan asal dan tujuan perjalanan, jam serta waktu keberangkatan, jumlah kursi yang ditawarkan dan juga besarnya iuran perjalanan. Di kolom ride detail, pemberi omorengan dapat menulis rute yang dilalui, meeting point serta toleransi waktu tunggu. Kami memudahkan para pemberi omprengan dengan adanya fitur “Round Trip” dan “Repeat”. Round trip ditujukan bagi mereka yang melakukan perjalanan bolak-balik untuk asal dan tujuan yang sama. Sedangkan repeat (Senin - Minggu) dikususkan bagi mereka yang melakukan perjalanan berulang seperti pergi dan pulang kantor yang dilakukan Senin sampai Jumat. Sehingga cukup sekali post saja, offer anda terposting selama sebulan dalam website ompreng.com. Semua postingan pemberi omprengan akan masuk ke menu “Offer list”. Postingan / trip yang sudah lewat akan otomatis terhapus oleh sistem. Sehingga pencari omprengan akan selalu mendapatkan data terupdate

Jika pencari omprengan melihat ada kecocokan perjalanan dengan pemberi omprengan, pencari omprengan dapat mereservasi dengan klik tombol “book”. Selanjutnya permintaan ini masuk ke approval list pemberi omprengan. Pemberi omprengan dapat menerima atau menolak permintaan tersebut. Pertimbangan tersebut bisa berupa ada atau tidaknya profie picture, testimoni dari user lain, serta level stage (Beginner - Average - Advanced - Professional). Level stage diukur berdasarkan experience trip di ompreng.com dan rating testimoni yang diberikan oleh user lain. Jadi semakin banyak melakukan perjalan (offer trip / book trip) di ompreng.com grading mereka akan semakin tinggi. Begitu juga rating yang diberikan (1 - 5 star), semakin banyak star yang diberikan oleh user lain, akan semakin tinggi gradingnya nanti. Level stage, testimonial dan rating nantinya sangat membantu meningkatkan kepercayaan terhadap sesama omprengers. Dari segi ini lah omprengers mendapatkan sisi keamanan dari ompreng.com

Disamping itu, para omprengers dapat berkomunikasi dengan adanya fitur Private Message. Di sini mereka dapat bertanya dan bertukar informasi secara langsung mengenai offer yang di post di website. Kesepakatan perjalanan dan perjanjian sebelum melakukan perjalanan juga dapat dikomunikasikan melalui fitur ini. Fitur yang terakhir adalah fitur “my offer” dan “my booking”. Pada menu my offer, user berperan sebagai pemberi omprengan. Di sini user dapat melihat offer omprengan yg masih terpost di web pada bagian on progress dan riwayat perjalanan yg telah dilakukan di bagian history. Pada menu my booking, user berperan sebagai pencari omprengan. Di sini ada bagian pending, approved dan rejected. Pending berarti permintaan mencari ompreng belum di putuskan oleh pemberi omprengan. Approved berarti permintaan mencari ompreng disetujui oleh pemberi omprengan. Sedangkan rejected artinya permintaan mencari ompreng ditolak oleh pemberi omprengan. Dari sini kita dapat melihat masing-masing pencari dan pemberi omprengan dapat memilih partner perjalannya.

Kami sangat optimis aplikasi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat nantinya. Dengan banyaknya jumlah perjalanan yang mencapai 26 juta trip perhari di Jakarta, aplikasi ini sangat cocok guna mengurangi kemacetan di kota besar seperti Jakarta. Dalam tiga tahun kedepan, kami memiliki target 1 juta download user. Untuk saat ini, aplikasi ini dapat di unduh di play store dan di akses melalui mobile browser di www.ompreng.com.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi :

Ary Setiyono - Founder / CEO ompreng.com
Email: [email protected]
Phone: +6281990909077

FACT SHEET - Ompreng.com 
Ompreng.com adalah ride sharing platform berbasis web dan mobile apps yang diluncurkan sejak 3 Oktober 2015. Pemilik kendaraan dapat menawarkan tumpangan kepada orang lain dan sebagai gantinya penumpang membayar “iuran perjalanan” kepada pengemudi. Ompreng.com menawarkan jasa gratis dimana pemilik kendaraan (pemberi omprengan) dan penumpang (pencari omprengan) dapat berkomunikasi secara langsung untuk pengaturannya seperti rute, meeting point dan besaran iuran perjalanan.